Penghasilan Bonus Grabbike Vs Gojek Ride. !! Lebih pilih yang mana

Salah satu poin penting sebelum menjadi driver ojek online adalah anda harus melihat terlebih dahulu kelebihan dan keuntungan yang deberikan, salah satunya adalah bonus yang mana nantinya ini akan menjadi penghasilan tambahan diluar penghasilan anda sehari-harinya.

Untuk itu disini anda dapat melihat perbedaan bonus grabbike dan goride sebagai pertimbangan sebelum mendaftar menjadi ojek online.

Mengapa grab atau gojek ?

Karena kedua perusahaan ini memiliki pengguna yang cukup banyak diindonesia.

Khususnya perbedaan bonus yang di review ini untuk wilayah jabodetabek.

Pertama bonus untuk gojek.

Perlu diketahui disini gojek memberlakukan poin untuk mendaptkan bonusnya.

Agar mendapatkan bonus, driver gojek harus mengumpulkan poin.
Poin ini akan didapatkan ketika driver gojek menerima orderan dan menyelsaikan perjalanan.
Baca juga:Cara Cancel Orderan Grabbike Dan Grabcar Oleh Driver Agar Tidak Mempengaruhi Nilai Pembatalan
Setiap layanan memiliki nilai poin yang berbeda beda, untuk Goride akan mendapatkan poin dasar 1 poin, poin dasar gosend 1 poin, dan poin dasar go food sebanyak 2 poin. Masing masing memiliki poin dasar yang akan didapatkan driver,  tetapi driver gojek juga akan mrndapatkan tambahan jika menerima orderan di lokasi dan jam tertentu. Untuk go ride bisa mendapatkan poin maksimal sebanyak 3 poin per ordernya,  gosend 3 poin per order dan go food 4 poin per order.

Selain 3 layanan diatas masih banyak layanan lainnya dengan poin masing masing yang bisa didapatkan.

Nah untuk  bonus gojek yang akan didapatkan adalah dihitung dari total poin yang terkumpul dalam seharinya. Untuk perhitunganya sebagai berikut :

  • 12 poin = Rp10.000
  • 16 poin = Rp30.000
  • 20 poin = Rp40.000
  • 24 poin = Rp50.000
  • 30 poin = Rp70.000
Untuk cara cara menghitung poin dan bonus gojek sebagai berikut. 

Contoh, jika seorang driver telah mendapatkan poin sebanyak 12 poin maka driver tersebut akan mendapatkan bonus sebesar Rp. 10.000.

Dan jika driver tersebut bisa menambah poin lagi menjadi 16 poin maka bonus akan ditambah Rp 30.000 menjadi Rp 40.000. Dan begitu pun seterusnya, bonus akan ditambah jika mencapai titik poin. Dan titik poin maksimal adalah 30 poin. 

Jadi Maksimal bonus yang bisa didapatkan driver dalam sehari adalah Rp 200.000. Dan jika melebihi 30 poin bonus yang didapatkan tetap 200.000

Kedua, Bonus untuk Grab (bike) 

Disni grab sedikit berbeda dengan gojek.

Jika gojek memberlakukan Poin, Grab memberlakukan skema bonus harian dan insentif jaminan argo. 

Yang pertama yang akan kita bahas adalah bonus harian grabbike. 
Setiap driver mendapatkan target bonus harian yang berbeda-beda, tergantung dari performa driver itu sendiri. Tetapi penilaian tetap sama yaitu untuk mendapatkan bonus harian grab dinilai dari total argo yang didapatkan driver dalam seharinya. Salah satu  Untuk nilainya sebagai berikut :
  • Rp 48.000    = Rp 6.500
  • Rp 65.000    = Rp 10.000
  • Rp 85.000    = Rp 14.000
  • Rp 118.000  = Rp 25.000
  • Rp 175.000  = Rp 50.000
Untuk cara menghitungnya sebagai berikut. 

Jika dalam sehari seorang driver mendapatkan argo sebanyak Rp 48.000 maka driver tersebut akan mendapatkan bonus harian sebesar Rp 6.500. Dan jika driver tersebut menambah pendapatan menjadi 65.000 maka bonus b
Harian yang didapatkan akan menjadi 10.000.
Disini perhitungannya berbeda dengan gojek, tidak ditambahkan. 

Dan jika dalam sehari driver grab mendapatkan penghasilan dengan total argo Rp 175.000 maka bonus harian maksimal yang didapatkan adalah Rp 50.000.

Tetapi tidak sampai disana, grab masih ada bonus insentif jaminan argo yang bisa menambah penghasilan.

Bonus insentif jaminan argo terdiri dari 3 bagian. 
  1. Jam non sibuk                          = Rp 11.000
  2. Jam sibuk ( pagi-sore)             = Rp 12.000
  3. Jam super sibuk ( pagi sore ) = Rp 13.000
Selain nilai diatas juga terdapat tambahan jaminan argo hotspot diarea tertentu untuk jam sibuk dan super sibuk sebanyak Rp. 4.500.

Bonus jaminan argo hotspot hanya berlaku pada hari senin sampai jumat, karena pada hari sabtu dan minggu tidak ada jam sibuk dan super sibuk. 

Contoh untuk cara perhitungan bonus jaminan argo, jika seorang driver mendapatkan orderan dengan argo 7000 pada jam sibuk maka driver tersebut akan mendaptkan bonus sebesar 5.000 karena pada jam sibuk terdapat jaminan argo sebesar Rp 12.000. Dan jika driver tersebut berada pada daerah hotspot maka bonus akan ditambah Rp 4.500.

Jadi total bonus yang didaptkan adalah 5000 + 4500 = 9.500.

Total 9.500 ini akan dipotong lagi sebanyak 20%, maka bonus jaminan argo yang didapatkan adalah sebesar 7.600.

Jadi dalam sehari driver grab akan mendapatkan bonus dari total bonus harian dan insentif jaminan argo yang dipotong 20%.

Area hotspot juga sangat menentukan hasil, jadi penting untuk driver mengetahui dimana letak area hotspot. 

Nah dari kedua review diatas anda dapat memilih sebagai referensi anda sebelum menjadi driver ojek online mana yang memberikan keuntungan yang pasti. 

Sebenarnya anda bisa saja menggunakan keduanya sekaligus,  tetapi itu akan membuat anda tidak fokus untuk mencapai target tentunya. 
Baca juga:
Sedikit saran saya, jika anda berada di daerah jabodetabek mungkin anda bisa memilih gojek karena bonus yang diberikan besar dan sistem poin yang pasti tentunya, anda tinggal mencapai target dan anda akan mendapatkan poin.