Berapa Penghasilan Gojek dalam Sebulan? Yuk Kita Cek!


Berapa Penghasilan Gojek dalam Sebulan? Yuk Kita Cek!
Sejak kemunculannya beberapa tahun lalu, aplikasi Gojek semakin diminati masyarakat Indonesia, khususnya para generasi milenial. Terdapat banyak fitur yang memudahkan pekerjaan kita, seperti Go-Ride, Go-Food, Go-Send, Go-Shop, dan berbagai fitur lain. Pada awal kemunculannya, aplikasi ini langsung disambut dengan baik, termasuk para pencari kerja. Proses pendaftaran yang mudah serta iming-iming penghasilan besar, menjadikan banyak orang yang berbondong-bondong menekuni profesi baru ini. Lalu sebenarnya berapa penghasilan Gojek dalam sebulan? Yuk Kita Cek! Banyak orang yang mengatakan bahwa penghasilan seorang driver Gojek dalam satu bulan bisa melebihi standar UMR. Mari kita cek bersama-sama, seberapa besar penghasilan driver Gojek dalam satu bulan.

Berapa Penghasilan Gojek dalam Sebulan? Yuk Kita Cek Sama-Sama!
Penghasilan seorang driver Gojek tidak hanya didapat berdasarkan tarif yang dibebankan pada penumpang. Terdapat berbagai item penyusun untuk diakumulasi untuk menjadi penghasilan bersih seorang driver Gojek. Lalu, apa saja item tersebut, mari kita cek bersama-sama!

1.     Tarif Dasar Gojek
Item pertama yang bisa diakumulasi menjadi gaji driver adalah tarif dasar. Pada saat ini, rata-rata tarif dalam jarak dekat Gojek berkisar antara Rp 2.200 hingga Rp 3.300 per kilometernya. Akan tetapi penghasilan driver tidak 100% berasal dari ini. Perusahaan berhak untuk memotong pendapatan dari tarif dasar ini hingga sebanyak 20%. Hal tersebut akan digunakan untuk biaya operasional perusahaan.

2.     Biaya Tambahan pada Jam Sibuk
Kedua, terdapat biaya tambahan yang dikenakan untuk para penumpang Gojek pada jam-jam sibuk. Hal ini berdasarkan evaluasi pihak Gojek sebab para driver cenderung enggan untuk mengambil orderan pada saat jam sibuk karena tarifnya yang kecil. Untuk memperbaiki hal tersebut, maka terdapat penambahan biaya pada saat jam-jam sibuk. Sebagai contoh, untuk wilayah Jabodetabek pada jam sibuk antara pukul 06.00-09.00 dan 16.00-20.00, biaya yang dikeluarkan penumpang menjadi Rp 2.500 per kilometernya. Jika jarak yang ditempuh lebih dari 12 Km, maka biaya per kilometernya menjadi Rp 3.000.

3.     Poin dan Bonus
Selain kedua hal tersebut, driver juga akan mendapatkan tambahan penghasilan melalui poin dan bonus. Oleh karena itu, jika driver menginginkan pendapatan yang lebih besar, mereka harus bisa memaksimalkan hal ini. Poin yang ditargetkan pada setiap driver berbeda-beda tergantung kinerjanya selama dua minggu terakhir. Poin tersebut juga dihitung secara berbeda pada hari kerja dan weekend.

4.     Bonus Harian Berdasarkan Poin
Terakhir, pendapatan driver Gojek dapat ditingkatkan melalui bonus harian yang berdasarkan poin. Poin-poin yang berhasil dikumpulkan selama weekdays dan weekend akan diakumulasi untuk mendapatkan bonus harian. Besaran bonus yang didapatkan driver juga berbeda-beda di setiap daerah. Akan tetapi, penempatan bonus poin ini dibedakan dalam berbagai kelas mulai dari grup A hingga G berdasarkan peringkat masing-masing. Sebagai contoh, dalam grup A, 6 poin=Rp 4.000, 10 poin= Rp 8.000, dan 18 poin= Rp 36.000. Misal seorang driver bernama B dalam satu hari bisa tutup poin sebanyak 20 poin. Maka ia akan mendapat bonus sebesar Rp 4.000 ditambah Rp 8.000 dan ditambah lagi Rp 36.000. Sehingga jika ditotal, dalam hari itu driver B mendapat bonus sebesar Rp 48.000.

Berapa Penghasilan Gojek dalam Sebulan? Yuk Kita Cek! Nah, itulah tadi ulasan mengenai seberapa besar pengasilan driver Gojek dalam satu bulan yang dihitung berdasarkan berbagai item asal penghasilan. Sekian, semoga artikel ini bermanfaat.