Tarif Gojek Turun Harga, Driver Mogok Kerja

Tarif Gojek Turun Harga, Driver Mogok Kerja

Saat ini kebutuhan di bidang transportasi sedang mengalami peningkatan. Termasuk juga transportasi ojek online seperti gojek yang mulai diminati belakangan hari ini. Hal ini dikarenakan mudahnya cara pemesanannya serta tarif yang ditetapkan relatif murah di semua kalangan. Hanya butuh aplikasi untuk memesan ojek online tersebut dan driver akan menjemput Anda di titik tujuan. Namun, tarif yang terlalu murah juga mempengaruhi driver untuk bekerja. Hingga terdengar kabar tarif gojek turun, driver mogok kerja. Bagi driver tarif yang ditetapkan terlalu rendah sehingga mengundang protes dari setiap driver gojek. Hal inilah yang membuat driver mengekspresikan kritik dengan cara tersebut.

Inilah Hal yang Menyebabkan Tarif Gojek Turun, Driver Mogok Kerja
Sebelum menilai lebih lanjut tentang kebenaran dari kabar tersebut, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu hal-hal yang menyebabkan harga tarif gojek diturunkan. Hal ini bertujuan untuk menghindari salah pahm yang berlanjut antara masyarakat, driver gojek, maupun pihak pengelola gojek sendiri. Selain itu, lebih jika memahami berbagai penjelasan yang mendasari keputusan tersebut dibuat dan akhirnya diresmikan. Berikut hal yang menyebabkan tarif gojek turun yang kemudian membuat driver mogok kerja adalah:

1.              Ditetapkan sesuai zona
Pihak gojek menurunkan tarif sesuai dengan zona driver tersebut mengambil order penumpang. Selain itu, gojek juga menetapkan tarif yang harus dibayarkan penumpang sebagai biaya jasa maks. Jarak tempuh 4 kilometer. Zona yang ditetapkan pun dibagi menjadi tiga yang bisa dikategorikan menjadi zona 1, zona 2, dan zona 3. Tentu saja hal tersebut ditetapkan dengan mempertimbangkan banyak hal yang tidak akan merugikan setiap driver gojek.

2.              Menyesuaikan permintaan konsumen
Pihak gojek juga menjelaskan bahwa turunnya tarif gojek yaitu untuk menyesuaikan permintaan konsumen di pasaran. Hal itu dikarenakan jika subsidi yang diberikan terlalu besar akan mempengaruhi berjalannya industri tersebut serta akan menyebabkan terjadi monopoli yang akan merugikan semua pihak.

3.              Menghindari Pendapatan mitra menurun
Tarif yang diturunkan juga bertujuan untuk menghindari menurunnya pendapatan yang diperoleh mitra gojek. Hal ini disebabkan jika gojek tidak mengikut perkembangan pasar maka tidak akan pendapatan yang masuk. Tentu saja ini akan menyebabkan kerugian untuk para driver gojek.

4.              Menghindari peluang pendapatan hilang
Hal ini disebabkan karena subsidi yang terlalu besar hanya akan kesan semu atau menipu karena tarif tersebut tidak diberlakukan secara permanen. Efek ini juga akan meliputi  pengguna aplikasi gojek akan mulai berpindah ke aplikasi lain. Menurunnya pengguna aplikasi gojek juga akan membuat sepinya order yang diterima oleh setiap mitra driver gojek.

5.              Menjaga keberlangsungan industri
Jika tarif yang sebelumnya tetap berlangsung hingga saat ini akan menghilangkan peluang pendapatan yang akan diperoleh oleh berbagai pihak terutama driver gojek. Hal itu tentu saja juga akan mengganggu keberlangsungan industri dalam jangka panjang. Industry bisa terancam bangkrut karena tidak ada pendapatan yang masuk.

Beberapa hal tersebut yang mendasari tarif gojek dirubah atau lebih tepatnya sempat diturunkan. Hal itu bertujuan untuk menghindari kerugian yang semakin besar jika tetap dipertahankan tanpa melihat perkembangan pasar. Selain itu, pihak pengelola gojek juga tidak ingin para driver gojek mendapatkan kerugian yang serupa. Sehingga dikeluarkanlah keputusan tersebut meski banyak menimbulkan kritik yang dikarenakan belum memahami tujuan dari dibuatnya keputusan tersebut. Seperti pada kabar yang beredar tarif gojek turun harga, driver mogok kerja.