Driver Gojek Disuspend karena Akun Bodong

Driver Gojek Disuspend karena Akun Bodong

Masalah akun driver yang terkena suspend sepertinya sedang marak akhir-akhir ini. Gojek merupakan salah satu transportasi online yang memiliki nilai praktis dan efisien kepada setiap penggunanya. Terlebih biaya yang diminta juga sangat terjangkau. Dengan layanan pemesanan secara online, setiap penggunanya hanya tinggal menunggu dan bisa diantarkan ke manapun tujuannya. Bahkan ada juga layanan pengantaran makanan yang akan sangat bermanfaat bagi Anda yang sering merasa lapar tetapi malas ke luar rumah. Driver Gojek disuspend karena akun bodong biasanya paling sering terjadi akibat ketidakberesan dari driver tersebut. Kebanyakan memang masalah akun yang tidak valid dan berakhir menjadi fiktif. Kasus-kasus akun fiktif sekarang ini sedang banyak terjadi di tengah-tengah masyarakat dan jika sudah menyangkut masalah akun bodong, pihak Gojek pasti akan langsung mengambil tindakan.

Inilah Penyebab Driver Gojek disuspend karena akun bodong dan Lain-lain
·       Membuat Orderan Fiktif
Seperti namanya, maksud dari orderan fiktif adalah tidak adanya pelanggan yang memesan tetapi pihak driver melakukan aktivitas pengantaran. Kecurangan ini biasanya dilakukan oleh para driver demi mendapatkan tambahan poin yang banyak. Mereka akan berpura-pura mendapatkan orderan menggunakan akun pribadi dan tidak benar-benar melakukan prosesnya. Biasanya, kegiatan membuat orderan fiktif bisa ketahuan apabila dilakukan lebih dari satu kali dalam sehari. Dan hal tersebut bisa terbaca oleh sistem sehingga mengakibatkan suspend.

·       Menyelesaikan Order dalam Waktu yang Tidak Wajar
Ketika melayani konsumennya yang memesan makanan, driver pasti akan meminta agar pelanggan bisa sabar menunggu. Setiap rumah makan memiliki tingkat keramaiannya masing-masing sehingga ketika memesan di rumah makan yang terkenal, bisa saja memakan waktu yang lama. Namun, tentunya tidak akan sampai berjam-jam karena jika sudah menghabiskan waktu tidak wajar, sistem akan membaca hal tersebut dan yang paling fatal berakhir dengan suspend. Terlebih lagi jika kasus ini ada hubungannya dengan orderan fiktif maka bisa menyebabkan sanksi yang diberikan oleh pihak Gojek semakin tinggi.

·       Mendapat Order dari Akun Sama Selama Berulang
Penyebab selanjutnya adalah karena driver mendapatkan orderan dari tiga akun sama berkali-kali dan hanya dalam jangka waktu satu hari. Hal ini sudah sangat jelas menimbulkan pertanyaan karena artinya ada settingan antara driver dan pelanggan. Terlebih lagi jika waktu penyelesaian orderan bisa sangat cepat maka sistem akan langsung membaca tanda-tanda ketidakwajaran tersebut. Inilah alasan pentingnya driver untuk berkeliling dan tidak hanya berhenti atau nongkrong di satu tempat saja.

·       Reward Jelek
Setiap selesai memberikan pelayanan, pelanggan akan memberikan reward berupa bintang kepada setiap driver. Semakin banyak reward atau bintang yang diberikan menandakan jika pelayanan yang disuguhkan oleh driver benar-benar memuaskan, begitupun sebaliknya. Apabila driver mendapatkan reward jelek ditambah dengan komentar negatif, maka pihak Gojek bisa langsung mensuspend akun tersebut. Sebab, reward yang jelek menandakan servis yang diberikan oleh driver tersebut juga mengecewakan.

·       Fake GPS
Masalah fake GPS adalah penyebab suspend yang paling fatal sehingga biasanya hanya sedikit yang mengalaminya. Hal ini biasanya dilakukan oleh orang-orang yang paham mengenai teknologi dan cukup pintar dalam menggunakannya. Dengan pengubahan alamat palsu secara terus menerus pastinya akan membuat driver sangat diuntungkan tetapi dengan cara yang sangat curang. Sistem juga bisa membaca ketidakwajaran ini dan membuat pemilik akun menjadi suspend.

Driver Gojek disuspend karena akun bodong memang bukan lagi menjadi hal yang baru. Hal ini juga membuktikan jika masih banyak orang yang bekerja dengan tidak sungguh-sungguh dan hanya menginginkan hasil yang instan.